<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>BEM IT Telkom &#187; Riset&amp;Teknologi</title>
	<atom:link href="http://www.bemittelkom.org/category/rtk/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.bemittelkom.org</link>
	<description>Web ini masih sedang proses Update, beberapa konten masih out of date</description>
	<lastBuildDate>Fri, 13 Jan 2012 14:55:40 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Hadirnya Google Plus. Facebook akan tergantikan??</title>
		<link>http://www.bemittelkom.org/2011/07/hadirnya-google-plus-facebook-akan-tergantikan/</link>
		<comments>http://www.bemittelkom.org/2011/07/hadirnya-google-plus-facebook-akan-tergantikan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 01 Jul 2011 09:01:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[Riset&Teknologi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bemittelkom.org/?p=747</guid>
		<description><![CDATA[TweetMOUNTAIN VIEW, KOMPAS.com &#8211; Google baru saja meluncurkan Google+ (Google Plus), Rabu (29/6/2011) yang merupakan layanan jejaring sosial baru. Layanan tersebut ditengarai bakal menjadi pesaing kuat bagi Facebook. Jejaring sosial milik Google ini membuka ruang bagi para penggunanya untuk membagi foto, pesan, dan komentar seperti layaknya di Facebook. Google juga menambahkan layanan peta dan images [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div style="float: right; margin-left: 10px;"><a href="http://twitter.com/share?url=http://www.bemittelkom.org/2011/07/hadirnya-google-plus-facebook-akan-tergantikan/&via=bem_itt&text=Hadirnya Google Plus. Facebook akan tergantikan??&related=bem_itt:BEM ITT twitter official &lang=en&count=horizontal" class="twitter-share-button">Tweet</a><script type="text/javascript" src="http://platform.twitter.com/widgets.js"></script></div><p><strong>MOUNTAIN VIEW, KOMPAS.com</strong> &#8211; Google baru saja meluncurkan <a href="http://plus.google.com/">Google+ (Google Plus)</a>,  Rabu (29/6/2011) yang merupakan layanan jejaring sosial baru. Layanan  tersebut ditengarai bakal menjadi pesaing kuat bagi Facebook.</p>
<p>Jejaring  sosial milik Google ini membuka ruang bagi para penggunanya untuk  membagi foto, pesan, dan komentar seperti layaknya di Facebook. Google  juga menambahkan layanan peta dan images dalam Google+ ini.</p>
<p>Google  pun mengklaim, jejaring sosialnya ini akan memudahkan orang untuk  mengatur kontak tanpa membuat grup. Namun, beberapa analis teknologi  informasi berpendapat, Google+ hanya mereproduksi fitur dari Facebook,  dengan hanya menambahkan fungsi video chat.</p>
<p>Sebelumnya, Google  juga telah melempar produk baru seperti Google Wave dan Google Buzz yang  ternyata tak laku di pasaran. Namun, dengan produk anyarnya ini, Google  tak mau gagal lagi. Manajemen menawarkan sedikitnya empat fitur yang  menjadi andalan mereka :</p>
<p>1. Circles. Fungsi ini bisa digunakan  untuk memasukkan nama-nama teman ke dalam grup dan pengguna bisa berbagi  konten dengan format berbeda di dalam lingkaran pertemanan ini.</p>
<p>2. Hangouts. Ini adalah layanan conference lebih dari dua orang dengan video call.</p>
<p>3. Huddle. Layanan ini menyediakan grup-grup di jejaring ini untuk mengirim pesan instan.</p>
<p>4.  Sparks. Fitur ini menghubungkan individu dalam jaringan ini kepada  orang-orang yang memiliki ketertarikan yang sama terhadap suatu hal.</p>
<p>Saat  ini versi Google+ baru bisa dinikmati oleh segelintir pengguna dan  hanya bisa dinikmati lewat undangan dari pengguna yang sudah terdaftar.  Tapi, Google berjanji secepatnya jejaring sosial ini bisa segera  dinikmati oleh jutaan pengakses Google setiap harinya.</p>
<p>&#8220;Jejaring  sosial seperti ini memerlukan pemikiran yang serius. Jadi kami masih  butuh waktu untuk mempersiapkannya,&#8221; ujar Vic Gundorta Senior Vice  President of Engineering Google dalam rilisnya.(<strong><a href="http://www.kontan.co.id/">Kontan</a>/Rizki Caturini</strong>)<br />
<object width="640" height="390"><param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/xwnJ5Bl4kLI?version=3&amp;hl=en_US&amp;hd=1"></param><param name="allowFullScreen" value="true"></param><param name="allowscriptaccess" value="always"></param><embed src="http://www.youtube.com/v/xwnJ5Bl4kLI?version=3&amp;hl=en_US&amp;hd=1" type="application/x-shockwave-flash" width="640" height="390" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true"></embed></object></p>
<p><strong>KOMPAS.com</strong> &#8211; Dapatkah Google+ (Google Plus) mencuri pengguna dari Facebook? Ya. Ada beberapa alasan yang baik untuk beralih dari Facebook ke Google+, mulai dari penggunaan yang gampang hingga privasi data.</p>
<p>Pertanyaannya &#8220;Dapatkah Google+ mengalahkan Facebook?&#8221;. Pertanyaan tersebut sebenarnya mungkin tak terlalu tepat. Ini bukan tentang satu situs melawan situs lainnya. Google+ lebih besar daripada itu. Alasan mengapa Google menyebutnya &#8220;Proyek Google+&#8221; ialah bahwa Google+ akan menjadi bagian sentral dari keseluruhan identitas Google. Itu akan membentuk kembali perusahaan tersebut.</p>
<p>Jadi pertanyaan yang lebih tepat adalah &#8220;dapatkah Google mengalahkan Facebook?&#8221; Jika ditempatkan seperti itu, kontes tersebut tampaknya jauh lebih seimbang.</p>
<p>Tentu saja Facebook memiliki awal yang besar, tapi ada beberapa alasan baik bagi orang untuk secara serius meninggalkan Facebook untuk Google+. Setidaknya ada 9 alasan seperti dikutip<a href="http://teknologi.kompasiana.com/internet/2011/07/01/9-alasan-beralih-dari-facebook-ke-google/">Kompasianer, Oscar, dari PCWorld.</a></p>
<p><strong>1. Integrasi dengan layanan Google</strong></p>
<p>Porsi terbesar yang dimiliki Google untuk menarik orang menggunakan Google+ ialah integrasi. Artinya Google akan membangun fitur dan peralatan Google+ ke hampir semua layanan online-nya mulai dari pencarian dokumen hingga Video. Google+ sudah diintegrasikan ke hampir keseluruhan produk Google.</p>
<p>Ini memperkenankan Anda memonitor semua peristiwa Google+ (pesan, update, dan lain-lain) sewaktu membagi konten dengan teman tanpa meninggalkan layanan Google yang sedang Anda gunakan. Jutaan orang menggunakan layanan gratis Google (Gmail, Dokumen, Pencarian, dll.), dan dengan keterikatan layanan tersebut dengan Google+ mungkin akan mudah bagi seseorang meninggalkan Facebook.</p>
<p><strong>2. Manajemen pertemanan yang lebih baik</strong></p>
<p>Google benar bahwa konsep &#8220;lingkaran&#8221; atau Circle lebih sesuai dengan cara kita berteman di kehidupan nyata. Kita memiliki banyak jenis teman, dan kita berinteraksi dan berkomunikasi dengan mereka dalam berbagai cara yang berbeda. Fitur Grup Facebook memperkenankan anda membentuk grup khusus teman, tapi dibandingkan dengan yang dilakukan di Google+, itu nampaknya tidak praktis. Lagi pula, Fitur Grup Facebook masih baru (tambahan), sedangkan Circle merupakan landasan dari platform Google+.</p>
<p><strong>3. Aplikasi mobile yang lebih baik</strong></p>
<p>Jika Anda adalah pengguna Android, anda bisa tahu bahwa memperoleh konten dari telepon Anda ke platform sosial lebih gampang, lebih bersih, lebih banyak fungsi dengan aplikasi mobile Google+. Aplikasi tersebut memang sudah mantap, tapi Google akan tetap mencari dan mencari cara untuk membuat Android anda menjadi anggota tubuh dari platform sosial Google+ anda. Google berharap untuk menggunakan basis pengguna Android-nya yang besar sebagai suatu bagian melawan Facebook, yang aplikasi mobile-nya walau kelihatan cantik tapi sedikit kikuk untuk digunakan.</p>
<p><strong>4. Lebih gampang menemukan hal untuk dibagi</strong></p>
<p>Fitur Spark Google+ merupakan satu lagi hal penting yang membedakannya dari Facebook. Spark ialah di mana Google mengungkit mesin pencarinya untuk melakukan sesuatu yang tidak dapat dilakukan Facebook yaitu memberikan pengguna aliran informasi instan yang relevan untuk dibagi bersama teman. Lantaran Facebook tidak memiliki mesin pencari, penggunanya harus meninggalkan situs itu untuk mencari data yang dapat dibagi atau menunggu teman mereka membaginya dengan mereka. Pertanyaan &#8220;bagaimana saya mencari sesuatu untuk dibagi&#8221; secara langsung dijawab dengan Spark.</p>
<p><strong>5. Anda dapat mengambil kembali data Anda</strong></p>
<p>Facebook dikenal kurang handal menangani data pribadi. Misalnya Anda dipaksa untuk membuat bagian tertentu data pribadi anda tampil ke publik, dan sangat sulit untuk secara permanen menghapus profil Facebook Anda. Di lain pihak, Google membuatnya mungkin bagi Anda untuk mengambil semua data yang Anda tempatkan di Google+ lalu pergi. Hal ini dilakukan melalui perangkat Google+ yang disebut &#8220;Data Liberation&#8221;. Dengan hanya beberapa klik anda dapat mengunduh data dari Picasa Web Albums anda, Profil Google, Google+ stream, Buzz dan kontak.</p>
<p><strong>6. Melabel foto lebih baik</strong></p>
<p>Ketika melihat foto di Google+ anda dapat melabel nama orang-orang di dalamnya mirip dengan di Facebook. Anda membuat persegi empat kecil di sekitar wajah mereka, kemudian mengetikkan nama mereka pada kotak di bawahnya atau memilih salah satu nama yang diterka Google+. Namun ada perbedaan besar di mana Google menangani aspek privasi dalam melabel foto. Ketika Anda melabel seseorang, akan ada catatan seperti ini &#8220;Menambahkan label ini akan memberitahukan orang yang anda labelkan. Mereka dapat foto dan album terkait&#8221;. Di lain pihak, Facebook tidak melakukan usaha untuk memperingatkan orang bahwa mereka telah dilabel (mungkin saja dalam foto yang tidak baik) dan memberikan mereka kesempatan langsung untuk mengeluarkan (<em>remove</em>) label itu.</p>
<p>Google juga telah memutuskan untuk sedikit malu menggunakan perangkat lunak pengenalan wajah, yang sekarang digunakan Facebook untuk secara otomatis mengidentifikasi orang dalam foto yang diunggah ke album pengguna.</p>
<p><strong>7. Fitur obrolan grup yang mantap</strong></p>
<p>Google+ memiliki fitur yang mengalahkan Facebook dalam urusan obrolan. Gampang untuk membuat grup khusus obrolan vidio dengan menggunakan fitur Hangouts pada Google+, dan membuat grup khusus untuk mengobrol nampaknya merupakan sesuatu yang alami dan menyenangkan untuk dilakukan dalam jejaring sosial. Hal yang mirip juga dilakukan oleh aplikasi mobile Huddle yang membuat pengguna Android memulai obrolan teks grup. Facebook tidak menawarkan perangkat ini.</p>
<p><strong>8. Membagi konten lebih aman</strong></p>
<p>Anjuran privasi sudah lama meminta situs jejaring sosial untuk memperkenankan pengguna menentukan tingkat privasi setiap konten yang dibagi, daripada menggunakan daftar penyetelan awal yang menentukan semua konten yang dibagi. Google nampaknya mendengar permintaan itu, dan membangun kapabilitas tersebut ke dalam Google+. Sebagai contoh, jika saya membagikan artikel atau mengunggah gambar dari kamera, Google+ memberikan saya pilihan lingkaran teman mana yang ingin saya bagikan konten tersebut. itu merupakan keuntungan Google+.</p>
<p><strong>9. Google lebih baik mengurusi data pribadi Anda</strong></p>
<p>Menjalankan sebuah jejaring sosial, semuanya tentang tanggung jawab untuk mengurusi informasi pribadi pengguna. Facebook merupakan perusahaan muda yang bergerak cepat yang telah terbukti angkuh dalam pergerakannya, kurang begitu peduli kepada privasi data pengguna, dan mudah diakses orang lain. Di lain pihak, Google merupakan perusahaan yang jauh lebih matang yang terlihat jauh lebih terpercaya ketimbang Facebook. Sebagian besarnya, Google telah beroperasi berdasarkan slogannya &#8220;Jangan Menjadi Jahat&#8221;.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bemittelkom.org/2011/07/hadirnya-google-plus-facebook-akan-tergantikan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>The Result of Local Final Imagine Cup Indonesia</title>
		<link>http://www.bemittelkom.org/2011/05/the-result-of-local-final-imagine-cup-indonesia/</link>
		<comments>http://www.bemittelkom.org/2011/05/the-result-of-local-final-imagine-cup-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 May 2011 09:59:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[Riset&Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Tulisan Harian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bemittelkom.org/?p=641</guid>
		<description><![CDATA[TweetLocal Final Imagine Cup Indonesia yang di selenggarakan di Jakarta (02/05/2011), menghasilkan juara yang akan mewakili Indonesia ke ajang kompetisi Microsoft yang paling bergengsi, yaitu Imagine Cup. untuk tahun ini Final Imagine Cup akan di selenggarakan di New York, Amerika Serikat. juara tersebut diantaranya : Juara Tim Project Solution 1st: Gatotkaca (IT Telkom) Childhood “Childhood [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div style="float: right; margin-left: 10px;"><a href="http://twitter.com/share?url=http://www.bemittelkom.org/2011/05/the-result-of-local-final-imagine-cup-indonesia/&via=bem_itt&text=The Result of Local Final Imagine Cup Indonesia&related=bem_itt:BEM ITT twitter official &lang=en&count=horizontal" class="twitter-share-button">Tweet</a><script type="text/javascript" src="http://platform.twitter.com/widgets.js"></script></div><p>Local Final Imagine Cup Indonesia yang di selenggarakan di Jakarta (02/05/2011), menghasilkan juara yang akan mewakili Indonesia ke ajang kompetisi Microsoft yang paling bergengsi, yaitu Imagine Cup. untuk tahun ini Final Imagine Cup akan di selenggarakan di New York, Amerika Serikat.</p>
<p>juara tersebut diantaranya :</p>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<thead>
<tr>
<td width="227" valign="top">Juara</td>
<td width="114" valign="top">Tim</td>
<td width="97" valign="top">Project</td>
<td width="202" valign="top">Solution</td>
</tr>
</thead>
<tbody>
<tr>
<td width="227" valign="top">1st:<a href="http://www.bemittelkom.org/wp-content/uploads/2011/05/clip_image0028_569A629A.png"><img class="aligncenter size-full wp-image-643" title="tim gatotkaca" src="http://www.bemittelkom.org/wp-content/uploads/2011/05/clip_image0028_569A629A.png" alt="" width="211" height="147" /></a></td>
<td width="114" valign="top">Gatotkaca   (IT Telkom)</td>
<td width="97" valign="top">Childhood</td>
<td width="202" valign="top"><em>“Childhood   is a project that is built to educate mothers on healthy eating habits for   children and monitor child&#8217;s development milestone in each age.”</em></p>
<p><em> </em></td>
</tr>
<tr>
<td width="227" valign="top">2nd:<a href="http://www.bemittelkom.org/wp-content/uploads/2011/05/eclipse.png"><img class="aligncenter size-full wp-image-644" title="tim eqlipse" src="http://www.bemittelkom.org/wp-content/uploads/2011/05/eclipse.png" alt="" width="211" height="147" /></a></td>
<td width="114" valign="top">Eqlips   (IT Telkom)</td>
<td width="97" valign="top">Corona</td>
<td width="202" valign="top"><em>“CORONA   stands for Cardiovascular Remote Monitoring and Assessment.</em></p>
<p><em>As   we read what’s it stand for,</em></p>
<p><em>CORONA  is  a   wellness monitoring  solution  that    provides meaningful  and  insightful    physiological  data</em></p>
<p><em>especially  heart    rate  to  patients,    caregivers,  physician  or    doctor  in  support    of  higher  quality, more efficient and less costly   cardiovascular healthcare.”</em></p>
<p><em> </em></td>
</tr>
<tr>
<td width="227" valign="top">3rd:<a href="http://www.bemittelkom.org/wp-content/uploads/2011/05/ugm.png"><img class="aligncenter size-full wp-image-645" title="ugm" src="http://www.bemittelkom.org/wp-content/uploads/2011/05/ugm.png" alt="" width="211" height="147" /></a></td>
<td width="114" valign="top">Gadjah   Mada (UGM)</td>
<td width="97" valign="top">Agrion</td>
<td width="202" valign="top"><em>“One of the significant challenge faced by the   agricultural field is dealing the unpredictable climate change which affects   the water scheduling for plantation.</em></p>
<p><em> </em></p>
<p><em>Agrion comes as a solution to calculate water needs of   each plant in every growth level. Using this system, farmers could measure   how much water they should provide in accordance with rainfall and the type   of land.</em></p>
<p><em> </em></p>
<p><em>In addition, it will support farmers’ assistant to arrange   the irrigation schedule based on customized data of each farmer.</em></p>
<p><em> </em></p>
<p><em>In the long term, the assistants and local government   could set policies regarding the suitable plants in each month by using the   systems to find the best partners in selling and buying harvests”</em></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>Tim Gatotkaca nantinya akan mewakili Indonesia di ajang kompetisi Imagine Cup di USA&#8230;.<br />
kami segenap civitas akademika mendukung penuh perjuangan Tim dari IT Telkom tersebut, semoga dapat mengharumkan nama Indonesia di kancah International&#8230;</p>
<p>tunjukkan ke dunia bahwa Indonesia tak kalah di bidang ICT&#8230;</p>
<p>cc: <a href="http://students.netindonesia.net/blogs/imaginecup/"> Imagine cup Indonesia </a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bemittelkom.org/2011/05/the-result-of-local-final-imagine-cup-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>TECHNO JAMBOREE IT TELKOM</title>
		<link>http://www.bemittelkom.org/2011/02/techno-jamboree-it-telkom/</link>
		<comments>http://www.bemittelkom.org/2011/02/techno-jamboree-it-telkom/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 27 Feb 2011 13:54:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Riset&Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[bem]]></category>
		<category><![CDATA[bem it telkom]]></category>
		<category><![CDATA[bem_itt]]></category>
		<category><![CDATA[it telkom]]></category>
		<category><![CDATA[pameran]]></category>
		<category><![CDATA[riset]]></category>
		<category><![CDATA[TECHNO JAMBOREE]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bemittelkom.org/?p=470</guid>
		<description><![CDATA[TweetApa jadinya jika suatu kampus berjalan tanpa budaya riset, hal ini lah yang ingin disampaikan oleh Techno Jamboree IT Telkom melalui serangkaian acaranya yang diadakan pada tanggal 21 – 24 Februari kemarin.  Melalui semboyan nya “ICT, Electro, Energy become one for technology” Techno Jamboree IT Telkom mencoba menguncang dan menggencarkan kembali dunia kampus dengan budaya- [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div style="float: right; margin-left: 10px;"><a href="http://twitter.com/share?url=http://www.bemittelkom.org/2011/02/techno-jamboree-it-telkom/&via=bem_itt&text=TECHNO JAMBOREE IT TELKOM&related=bem_itt:BEM ITT twitter official &lang=en&count=horizontal" class="twitter-share-button">Tweet</a><script type="text/javascript" src="http://platform.twitter.com/widgets.js"></script></div><p>Apa jadinya jika suatu kampus berjalan tanpa budaya riset, hal ini lah yang ingin disampaikan oleh Techno Jamboree IT Telkom melalui serangkaian acaranya yang diadakan pada tanggal 21 – 24 Februari kemarin.  Melalui semboyan nya “ICT, Electro, Energy become one for technology” Techno Jamboree IT Telkom mencoba menguncang dan menggencarkan kembali dunia kampus dengan budaya- budaya riset yang spektakular.</p>
<p>Techno Jamboree sendiri merupakan serangkaian acara yang berhubungan satu sama lain dengan mengusung bidang ICT yang merupakan basis dari IT Telkom itu sendiri. Adapun rangkaian acara yang diusung Techno Jamboree ini sendiri sbb:</p>
<ul>
<li>Research Gallery ( Pameran Riset)</li>
<li>Seminar Technopreneur</li>
<li>IT Tour</li>
</ul>
<p>Melalui beberapa rangkaian acara inilah Techno Jamboree berharap dapat menumbuhkan budaya riset di kampus-kampus baik IT Telkom maupun di kampus kampus lain di seluruh Indonesia.</p>
<p><strong>Research Gallery</strong></p>
<p>Dalam acara yang berlangsung dari 21-23 Februari 2011 ini, menampilkan berbagai macam riset dari laboratorium- laboratorium dan kampus- kampus yang ada. Walaupun kebanyakan peserta berasal dari laboratorium di internal kampus IT Telkom ternyata tidak menyurutkan niat dari kampus lain untuk mengikuti acara pameran riset ini.</p>
<p>Acara ini cukup mendapatkan sambutan meriah dari pengunjung- pengunjung IT Telkom, hal ini tidak lepas dari kemasan yang disertakan dalam acara ini, mulai dari unsur entertaintment nya hingga unsur komersil nya. Tidak hanya riset yang ditampilakn diacara ini, tetapi pengunjung juga mendapatkan stand-stand komersil mulai dari stand Soto Kudus, Nasi Gandul, Stand WU BEM, stand Axis, cipaganti,coca-cola hingga stand akademik STISI Telkom. Pengunjung juga dapat menikmati alunan lagu menghibur dari penampilan live band- band yang didatangkan panitia.</p>
<p>Peserta riset disini juga menampilkan presentasi-presentasi mereka di acara ini, hal ini tentu saja sangat berguna bagi pengunjung yang lagi mencari inspirasi-inspirasi buat proyek akhir ataupun tugas akhir. Pameran riset yang diadakan di GSG IT Telkom ini juga secara tidak langsung memberi ruang kepada Bandung Techno Park dalam mencapai visi mereka untuk memajukan riset di tingkat Institusi dan nasional ke dalam dunia industri.</p>
<p>Adapun Peserta Research Gallery (PARIS) sbb:</p>
<ul>
<li>USB Key “ Security key based universal bus integration system”</li>
<li>Riset grup Lab Antena</li>
</ul>
<p>“Simulasi algoritma LMS pada aplikasi penentuan nilai bobot terhadap nilai harapan”</p>
<p>“Simulasi pola radiasi antena array dengan distribusi arus binomial”</p>
<p>“Desain dan simulasi butler matrik 4X4 frekuensi 2,4 Ghz”</p>
<ul>
<li>SIPO laboratory</li>
</ul>
<p>“Cluster delivery service”</p>
<p>“analisis hierarki proses”</p>
<ul>
<li>Extreme Booster 3G/HSDPA “ pemanfaatan barang bekas dan sederhana untuk membuat antena penguat sinyal modem 3g/hsdpa”</li>
<li>dreamBender “PWFOL”</li>
<li>Lab Sispromasi “ Perancangan simulator sistem monitoring ruangan menggunakan CCTV sebagai pendukung building automation system bebasis SCADA”</li>
<li>DSP Lab “ Audio watermarking berbasis transformasi DCT untuk perlindungan hak cipta audio”</li>
<li>STMIK Buddhin Tangerang “ Aplikasi permainan logic box menggunakan visual Basic 6”</li>
<li>Lab Tekno Ekonomi “ Mapping tarif kartu seluler GSM dan CDMA thn 2010”</li>
<li>Lab Mikroprosesor dan Antarmuka</li>
</ul>
<p>“ Jam digital terpusat”</p>
<p>“ Kontrol kecepatan pada konveyor terhadap perubahan beban”</p>
<ul>
<li>Fisika Dasar “ Digitalisasi modul jembatan”</li>
</ul>
<p><strong>Seminar Technopreneur</strong></p>
<p><strong> </strong>Technopreneur: Solusi membangun kemandirian bangsa adalah tema yang diusung dalam acara ini, melalui acara yang diadakan pada 21 februari 2011 di GSG IT Telkom ini sendiri, diharapkan dapat membangun jiwa-jiwa enterpreneur yang ada dalam diri mahasiswa.</p>
<p>Acara ini sendiri menghadirkan pembicara dari bidang yang tepat dan sesuai dengan technopreneur itu sendiri. Pembicaranya sendiri adalah Bpk. Jangkung Rahardjo yang mewakili Bandung Techno Park dan Founder Indowebster Bpk. Juni Acong Maimun.</p>
<p>Acara ini sendiri cukup terbilang seru, para pembicara nya sendiri memaparkan apa apa saja yang menjadi kunci kesuksesan mereka dalam bidang technopreneur. Tinggi nya minta juga dapat dilihat dari pertanyaan –pertanyaan yang cukup banyak diajukan para peserta yang kurang lebih sekitar 100 orang kepada narasumber.</p>
<p>Tidak hanya itu saja, para narasumber dengan hebatnya dapat membuka wawasan dan pikiran para peserta yang hadir dengan argumen-argumen nya. Presentasi yang diberikan pun cukup bagus dalam pemaparan nya, Pihak BTP sendiri yang diwakilkan Bpk. Jangkung menghipnotis peserta dengan program –program Bandung Techno Park itu sendiri, sedangkan Bpk.Acong dengan sukses berhasil menceritakan pengalaman – pengalaman bisnis nya yang dirintis mulai dari nol hingga besar seperti sekarang ini.</p>
<p>Overall, seminar ini dapat meningkatkan kemampuan dan wawasan dalam berpikir untuk mencoba mencari peruntungan dalam dunia kerja dengan menjadi pengusaha di bidang Teknologi. Acara pun ditutup dengan penyerahan plakat dari Presma dan Moderator kepada Narasumber.</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>IT TOUR</strong></p>
<p>Acara ini di selenggarakan dua kali, 22 Februari 2011 dan 24 Februari 2011. IT Tour merupakan acara yang terakhir sekaligus penutup dari rangkaian acara Techno Jamboree IT Telkom 2011 ini. IT Tour mengambil kegiatan dan pelaksanaan di daerah luar kampus, secara konsep acara ini mirip dengan studi banding, hanya saja peserta nya diajak kedaerah luar kampus dengan unsur fun yang dikedepankan.</p>
<p>IT Tour ini dibagi lagi menjadi beberapa acara didalamnya, IT Tour hari pertama (22 Februari 2011) Peserta diajak melihat- lihat isi dari Observatorium Bosscha secara langsung, lalu perjalanan dilanjutkan dari daerah lembang ke daerah ibukota lebih tepatnya ke Studio Trans7 di Jakarta untuk melihat dan menonton secara langsung Opera Van Java (OVJ).</p>
<p>Acara hari kedua ( 24 Februari 2011) tidak kalah menariknya, hanya saja peserta tidak diajak ke observatorium bosscha seperti hari pertama tetapi peserta diajak melewatkan waktu nya di tempat yang tidak kalah keren nya yaitu, Badan Tenaga Nuklir Nasional. Disini pserta dapat melihat-lihat seperti apa dan apa saja program program dari BATAN itu sendiri sebelum ditutup dengan perjalanan ke OVJ. Dengan berakhirnya acara ini, berakhir pula rangkaian acara Techno Jamboree IT Telkom, semoga ke depan nya acara serupa semakin banyak diadakan dan tentunya lebih matang dari sebelumnya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bemittelkom.org/2011/02/techno-jamboree-it-telkom/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hasil Perbincangan dengan Sisfo</title>
		<link>http://www.bemittelkom.org/2010/10/hasil-perbincangan-dengan-sisfo/</link>
		<comments>http://www.bemittelkom.org/2010/10/hasil-perbincangan-dengan-sisfo/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 11 Oct 2010 09:38:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Internal Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Riset&Teknologi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bemittelkom.org/?p=364</guid>
		<description><![CDATA[Tweet Friends&#8217; Notes (0) Pages&#8217; Notes (0) My Notes (0) My Drafts (0) Notes About Me (0) Tagge Pada Senin(4 Oktober 2010) BEM mengadakan temu dengan kepala Sisfo, berikut beberapa poin hasil temu tersebut Dari mediasi Kepala Sisfo dengan rektor memang akan merencanakan pengubahan besar-besaran terkait sistem informasi yang ada di kampus ini(karena memang fakultas [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div style="float: right; margin-left: 10px;"><a href="http://twitter.com/share?url=http://www.bemittelkom.org/2010/10/hasil-perbincangan-dengan-sisfo/&via=bem_itt&text=Hasil Perbincangan dengan Sisfo&related=bem_itt:BEM ITT twitter official &lang=en&count=horizontal" class="twitter-share-button">Tweet</a><script type="text/javascript" src="http://platform.twitter.com/widgets.js"></script></div><div>
<div>
<div id="sideNav">
<div>
<ul>
<li><a href="http://www.facebook.com/notes.php?recent">Friends&#8217; Notes (0)</a></li>
<li><a href="http://www.facebook.com/notes.php?pages">Pages&#8217; Notes (0)</a></li>
<li><a href="http://www.facebook.com/notes.php?id=1642196682">My Notes (0)</a></li>
<li><a href="http://www.facebook.com/notes.php?drafts&amp;id=1642196682">My Drafts (0)</a></li>
<li><a href="http://www.facebook.com/notes.php?subj=1642196682">Notes About Me (0)</a></li>
</ul>
</div>
</div>
<div id="u977370_3">
<div>
<input type="hidden" />
<input id="u977370_2" title="Jump to Friend or Page" type="text" value="Jump to Friend or Page" /></div>
</div>
</div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<h4>Tagge</h4>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
<p>Pada Senin(4 Oktober 2010) BEM mengadakan temu dengan kepala Sisfo, berikut beberapa poin hasil temu tersebut</p>
<ul>
<li>Dari mediasi Kepala Sisfo dengan rektor memang akan merencanakan pengubahan besar-besaran terkait sistem informasi yang ada di kampus ini(karena memang fakultas dan sisfo menjadi sasaran empowering di kampus ini)</li>
<li>Perubahan tersebut salah satunya adalah mencakup pengintegrasian segala bentuk sumber informasi akademik agar menjadi suatu sistem yang memang baru, direncanakan sistem ini mulai dibangun pada 2011 karena basisdata yang ada sangat kompleks dan ditargetkan pada 2012 sistem sudah dipakai, namun sistem tersebut mulai dicicil pembangunannya saat ini</li>
<li>Ada kemungkinan sistem informasi baru nantinya merupakan suatu kesatuan aplikasi-aplikasi yang selama ini ada dengan tampilan dan behavior sesuai jenis user(mahasiswa, dosen wali, kaprodi, admin dll)</li>
<li>Akan diwacanakan partisipasi mahasiswa dalam pengembangan sistem informasi kampus ini dengan cakupan pada lingkup aplikasi penunjang oleh komisi khusus yang dibentuk dari mahasiswa</li>
<li>Website institusi pengelolaannya akan disentralisasi, maksudnya space dan maintenence dari Sisfo namun konten oleh tiap badan di institusi, khususnya BSI</li>
<li>Ke depannya, pada aplikasi akademik( /nilai dan /reg) penanggung jawab konten ditanggungjawabkan pada masing-masing fakultas sebagai wujud desentralisasi ke arah fakultas</li>
<li>Terkait bandwidth di kampus ini memang masih tidak seimbang antara perbandingannya dengan laptop yang digunakan sehingga sering terjadi perebutan daya akses, ini masih terus diupayakan</li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bemittelkom.org/2010/10/hasil-perbincangan-dengan-sisfo/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sekilas tentang Ergonomi (rujukan dalam mengelola organisasi)</title>
		<link>http://www.bemittelkom.org/2010/07/sekilas-tentang-ergonomi-rujukan-dalam-mengelola-organisasi/</link>
		<comments>http://www.bemittelkom.org/2010/07/sekilas-tentang-ergonomi-rujukan-dalam-mengelola-organisasi/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Jul 2010 02:56:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Riset&Teknologi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bemittelkom.org/?p=308</guid>
		<description><![CDATA[TweetErgonomi adalah suatu cabang ilmu yang memanfaatkan informasi-informasi mengenai sifat, kemampuan dan keterbatasan manusia dalam rangka membuat sistem kerja yang ENASE (efektif, nyaman, aman, sehat dan efisien). Ergonomi dan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan.Keduanya mengarah kepada tujuan yang sama yakni peningkatan kualitas kehidupan kerja (quality of working life). Aspek [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div style="float: right; margin-left: 10px;"><a href="http://twitter.com/share?url=http://www.bemittelkom.org/2010/07/sekilas-tentang-ergonomi-rujukan-dalam-mengelola-organisasi/&via=bem_itt&text=Sekilas tentang Ergonomi (rujukan dalam mengelola organisasi)&related=bem_itt:BEM ITT twitter official &lang=en&count=horizontal" class="twitter-share-button">Tweet</a><script type="text/javascript" src="http://platform.twitter.com/widgets.js"></script></div><p>Ergonomi adalah suatu cabang ilmu yang memanfaatkan informasi-informasi mengenai sifat, kemampuan dan keterbatasan manusia dalam rangka membuat sistem kerja yang ENASE (efektif, nyaman, aman, sehat dan efisien).</p>
<p>Ergonomi dan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan.Keduanya mengarah kepada tujuan yang sama yakni peningkatan kualitas kehidupan kerja (quality of working life). Aspek kualitas kehidupan kerja merupakan salah satu faktor penting yang mempengaruhi rasa kepercayaan dan rasa kepemilikan pekerja kepada perusahaan, yang berujung kepada produktivitas dan kualitas kerja.</p>
<p>Pencapaian kinerja manajemen K3 sangat tergantung kepada sejauh mana faktor ergonomi telah terperhatikan di perusahaan tersebut.  Kenyataannya, kecelakaan kerja masih terjadi di berbagai perusahaan yang secara administratif telah lulus (comply) audit sistem manajemen K3.  Ada ungkapan bahwa “without ergonomics, safety management is not enough”. Keluhan yang berhubungan dengan penurunan kemampuan kerja (work capability) berupa kelainan pada sistem otot-rangka (musculoskeletal disorders) misalnya, seolah-olah luput dari mekanisme dan sistem audit K3 yang ada pada umumnya.  Padahal data menunjukkan kompensasi biaya langsung akibat kelainan ini (overexertion) menempati rangking pertama (sekitar 30%) dibandingkan dengan bentuk kecelakaan-kecelakaan kerja yang lain.</p>
<p>Kondisi berikut menunjukkan beberapa tanda-tanda suatu sistem kerja yang tidak ergonomik:</p>
<ul>
<li>
<div>Hasil kerja (kualitas dan kuantitas) yang tidak memuaskan</div>
</li>
<li>
<div>Sering terjadi kecelakaan kerja atau kejadian yang hampir berupa kecelakaan</div>
</li>
<li>
<div>Pekerja sering melakukan kesalahan (human error)</div>
</li>
<li>
<div>Pekerja mengeluhkan adanya nyeri atau sakit pada leher, bahu, punggung, atau pinggang</div>
</li>
<li>
<div>Alat kerja atau mesin yang tidak sesuai dengan karakteristik fisik pekerja</div>
</li>
<li>
<div>Pekerja terlalu cepat lelah dan butuh istirahat yang panjang</div>
</li>
<li>
<div>Postur kerja yang buruk, misalnya sering membungkuk, menjangkau, atau jongkok</div>
</li>
<li>
<div>Lingkungan kerja yang tidak teratur, bising, pengap, atau redup</div>
</li>
<li>
<div>Pekerja mengeluhkan beban kerja (fisik dan mental) yang berlebihan</div>
</li>
<li>
<div>Komitmen kerja yang rendah</div>
</li>
<li>
<div>Rendahnya partisipasi pekerja dalam sistem sumbang saran atau hilangnya sikap kepedulian terhadap pekerjaan bahkan keapatisan</div>
</li>
</ul>
<p>Dengan ergonomi, sistem-sistem kerja dalam semua lini departemen dirancang sedemikian rupa memperhatikan variasi pekerja dalam hal kemampuan dan keterbatasan (fisik, psikis, dan sosio-teknis) dengan pendekatan human-centered design (HCD).  Konsep evaluasi dan perancangan ergonomi adalah dengan memastikan bahwa tuntutan beban kerja haruslah dibawah kemampuan rata-rata pekerja (task demand &lt; work capacity).  Dengan inilah diperoleh rancangan sistem kerja yang produktif, aman, sehat, dan juga nyaman bagi pekerja.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bemittelkom.org/2010/07/sekilas-tentang-ergonomi-rujukan-dalam-mengelola-organisasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

