Apa kabar program pengabdian masyarakat di IT Telkom?
Posted by admin on Dec 25, 2011 in Blog, Sosial, Tulisan Harian | 0 commentsTiga elemen penting dalam suatu perguruan tinggi yang mengilhami dalam pembuatan logo kampus kita, IT Telkom tercinta. Tiga elemen itu berwujud orbit yang mengitari bola dunia dalam loga kita. Tiga orbit itulah yang biasa kita kenal sebagai Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Seperti yang teman-teman tahu, tri dharma perguruan tinggi terdiri dari Pendidkan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat. Di IT Telkom mungkin tak perlu dipertanyakan lagi untuk aspek pendidikan dan penelitian, mengingat banyak ajang-ajang berskala lokal, nasional dan bahkan internasional yang berhasil kita boyong ke sini. Sedangkan pengabdian masyarakat? Perlukah tanda tanya besar untuk mengupas salah satu aspek tri dharma perguruan tinggi ini?
Pengabdian masyarakat, poin yang tidak kalah penting dalam penilaian akreditasi itu pun seakan tertinggal dan berjalan tertatih-tatih untuk mengejar dua teman lainnya itu (pendidikan dan penelitian). Bagian PPM (Penelitian dan Pengabdian Masyaraat) di kampus kita pun seakan kalah pamor dengan bagian-bagian lainnya seperti BK, Logistik, Rumah Tangga,dll. Sebagai mahasiswa yang peduli dengan sosial, justru malah seharusnya PPM itu rame di datengin mahasiswa untuk meminta dukungan kampus. Seharusnya. Proposal-proposal penelitian yang masuk ke PPM dari mahasiswa untuk pengabdian masyarakat pun sedikit sekali.
Kalo kita lihat ke kampus ternama lain, poin pengabdian masyarakat ini sudah menjadi kewajiban untuk tiap mahasiswanya. Banyak yang masuk dalam poin penilaian mata kuliah tersendiri malah. Selain mengaplikasikan ilmu-ilmu yang didapat pas kuliah, mereka pun dapat berkarya untuk Indonesia yang lebih baik. Walau hanya secuil pergerakan yang mereka buat. Contoh nyatanya: Proyek swadaya pembangkit listrik untuk daerah terpencil.
Memang titik bebannya ada di masing-masing fakultas. Fakultas pun seharusnya mendorong dosen-sosennya dalam pengabdian masyarakat yang lebih kreatif dan mengaplikasi langsung. Bukan sekedar memberikan pelatihan sekali waktu tanpa follow up lebih lanjut.
Mungkin banyak yang berfikir kalo kampus-kampus ternama lain itu punya prodi atau jurusan yang lebih bervariasi dan relatif nyambung antara mata kuliah dan program kemasyarakatannya. Sebenernya kita pun punya kok, kita punya temen-temen elektro dan sains yang bisa membuat barang atau mesin untuk kemudahan pemenuhan masyarakat sekitar, kita punya temen-temen industri yang bisa membina dan membimbing dalam industri masyarakat, kita punya temen-temen informatika untuk mengajari dan membantu pemasaran potensi daerah masyarakat ke dunia luar.
Memang dalam PPM, tak akan mudah dijalankan tanpa sinergisitas semua pihak yang ada di kampus. Bukankah jika kita bersama dalam melakukan project sekala besar akan terasa lebih ringan? Karena cita-cita besar dari kami adalah mempunyai suatu mitra desa dimana semua civitas akademik IT Telkom dapat mengambil peran untuk berkarya dan berkontribusi di dalamnya.

