Featured Posts

Wakil Dekan & Kaprodi BaruWakil Dekan & Kaprodi Baru Hari ini(11 Juni 2010) telah dilantik jajaran fakultas terbaru, perubahan struktur tampak jelas.  Untuk menghindari penumpukan kebijakan dan tugas maka beberapa fungsi BK dan BAA ada yang dibagi...

Lanjutkan membaca...

Besok & Wajib Datang! : SUPER ATBesok & Wajib Datang! : SUPER AT Rabu 26 Mei jam 15.30 @ ged k...... ada silaturrahmi dengan pak Rektor kita Pak AT..... datang ya! doet konsumsi, TAK, penjaringan aspirasi langsung. n pastinya ada diskusi akrab sama pak rektor.......

Lanjutkan membaca...

LKO Lanjutan 2010LKO Lanjutan 2010 LKO Lanjutan 2010. Buruan daftar!!

Lanjutkan membaca...

Coming soon : Upgreat!Coming soon : Upgreat! Coming soon : Upgreat BEM KBM IT Telkom by Biro Cracy. Minggu, 9 Mei 2010. 06.00 WIB till drop. Persiapkan Diri Kalian!

Lanjutkan membaca...

Rektor baru = Bersiaplah BerbedaRektor baru = Bersiaplah Berbeda Di tengah kesibukan selaku Orang Nomor 1 “baru” di kampus ini, Bapak AT Hanuranto menggelar public hearing (lebih tepat disebut sarasehan) bersama mahasiswa pada Kamis, 22 April 2010 di aula/Student...

Lanjutkan membaca...

  • Prev
  • Next

Reminder (Kedua) Pengumpulan Laporan Stand PMB 2010

Posted on : 01-09-2010 | By : admin | In : Tulisan Harian

0

Berikut kami sampaikan daftar nama Ormawa yang belum mengumpulkan/melengkapi dokumen laporan kegiatan PMB 2010 sampai batas waktu yang disepakati (Minggu, 29 Agustus 2010, 24:00)

Demi kelancaran kegiatan pertanggungjawaban ke Institusi (Bagian Logistik) maka diharapkan untuk mengumpulkan/melengkapi dokumen Laporan Kegiatan via email ke erizwan ramadhani@yahoo.co.id 3 September 2010

Demikian atas perhatian dan kerja sama, terima kasih

a.n. Departemen Kemahasiswaan

format laporan kerja klik di sini

List ormawa yang belum mengumpulkan di PMB 1

  • Komunitas kalimantan
  • KMH IT Telkom
  • UKkSU
  • UKM Djawa

List yang belum untuk PMB 2

  • UIKA
  • PMK IT Telkom
  • UKkSU
  • UKM Bali
  • UKM Djawa
  • UKMS
  • KMK IT Telkom
  • GEMATI
    PMTKla
  • Komunitas Cirebon
  • Ikasema
  • Ikemas
  • Student
  • Permib

Press Release Aksi Pra Pilkada Kabupaten Bandung

Posted on : 25-08-2010 | By : admin | In : Tulisan Harian

0

Hidup Mahasiswa!

Hidup Rakyat Indonesia!

Salam Cinta Perubahan Peradaban Indonesia!

Kabupaten Bandung merupakan salah satu kabupaten terbesar di Indonesia. Kabupaten yang memiliki potensi penduduk yang cukup besar, kekayaan alam yang melimpah, dan pariwisata yang menarik. Tapi hal tersebut sampai hari ini kontradiksi dengan kondisi dan realita yang kita lihat di lapangan. Banjir yang selama 20 tahun terus melanda wilayah kabupaten, banyaknya anak-anak yang kekurangan gizi, lingkungan yang tidak tertata, permasalahan birokrasi dan berbagai permasalahan lainnya.

Saat ini Kabupaten Bandung sedang dalam masa gejolak di mana saat ini diadakan pemilihan umum kepala daerah, yang mana rakyat akan memilih calon-calon bupati dan wakil bupati yang mereka yakini akan merubah nasib kabupaten bandung selama 5 tahun ke depan. Tapi kondisi pemilihan umum ini sangat mengecewakan, berbagai polemik terjadi, mulai dari lambannya kerja KPUD, terjadinya praktik money politic dan berbagai kasus lainnya.

Untuk itu kami dari aliansi BEM Bandung Raya dan KAMMI yang kemudian menamakan diri sebagai Aliansi Mahasiswa Peduli Kabupaten Bandung (AMPEKA) menyatakan sikap :

  1. Menuntut KPUD dan Pejabat Pemerintah Daerah untuk bertindak netral dalam proses penyelenggaraan pemilukada.
  2. Menuntut KPUD untuk segera menyelesaikan proses sosialisasi PEMILUKADA yang dinilai sangat lamban.
  3. Mendesak BAWASLU menindak secara tegas terhadap pasangan calon bupati dan wakil bupati, yang melakukan pelanggaran baik berupa money politic maupun pelanggaran lainnya.
  4. Mengawal proses PEMILUKADA hingga sampai ke tahap pelantikan Bupati dan wakil Bupati terpilih.

Kabupaten Bandung, 24 Agustus 2010

Aliansi Mahasiswa Peduli Kabupaten Bandung (AMPEKA)

CP : Bilhasry Ramadhony (BEM IT Telkom) : 08987964289

Update Hasil Advokasi Mading Ormawa di Gedung B

Posted on : 22-08-2010 | By : admin | In : Tulisan Harian

0

press release= sampai dengan hari ini(20 Agustus 2010) BELUM ADA kesepakatan final terkait wacana relokasi mading ormawa, selama belum ada keputusan final maka papan mading di gedung B tidak akan dibongkar serta BEM tidak menerima pengajuan peminjaman(maupun perpanjangan peminjaman) mading kosong…

BEM akan mengupayakan keputusan final yang mengakomodasi kepentingan bersama

INFO REGISTRASI [jilid 2]

Posted on : 19-08-2010 | By : admin | In : Tulisan Harian

0

Setelah beberapa terjadi ketidaknyaman, berikut petikan pengumuman resmi dari Institusi(dalam hal ini Wakil Rektor I tentang registrasi untuk angkatan 2009 dan sebelunya=

  • Permintaan maaf dari institusi terkait ketidaknyamanan ini, termasuk pemunduran jadwal registrasi
  • Kewenangan yang dimiliki entitas terkait dalam registrasi
    • Perpindahan kelas hanya oleh Kaprodi, mahasiswa bersangkutan wajib mengajukan ke kaprodi masing-masing
    • Pengurangan mata kuliah cukup oleh dosen wali
    • Penambahan mata kuliah hanya oleh kaprodi berdasar pengajuan dari mahasiswa yang disetujui dosen wali
  • Perkuliahan tetap dimulai 23 Agustus 2010, terkait presensi kepada mahasiswa yang masih belum selesai registrasinya bisa dilakukan manual di kelas bersangkutan(kelas yang tersedia/tidak penuh yang diikuti)
  • Indikator selesainya registrasi adalah telah dilakukan cetak KSM secara online dari manapun paling lambar 26 Agustus 2010, PASTIKAN KELAS PADA KSM TIDAK ADA JADWAL YANG BENTROK, bila terjadi hubungi Kaprodi masing-masing dengan prosedur sesuai aturan/prosedur tiap jurusan paling lambat 26 Agustus 2010
  • Daftar hadir yang “final” dan daftar nilai akhir mengacu pada KSM yang terakhir kali dicetak, bila registrasi tidak dilakukan sampai pada cetak KSM maka dianggap tidak melakukan registrasi

sumber: Pengumuman nomor 173/AKD35/16.3.0/2010 oleh Wakil Rektor II

INFO REGISTRASI [jilid 1]

Posted on : 19-08-2010 | By : admin | In : Tulisan Harian

0

Kalau teman-teman sudah melakukan pembayaran kuliah dan sudah divalidasi (lihat di ittelkom.ac.id/reg), maka teman2 perlu melakukan bbrp langkah sbb:

  1. Melajutkan mengisi file exel perwalian dari semester sebelumnya dan mengirimkannya kembali ke dosen wali masing-masing. (Ini tergantung dosen walinya masing-masing, kadang ada, kadang tidak. Tanyakan terlebih dahulu ke dosen wali teman2, kalau memang diminta, silahkan tanyakan ke dosen wali yg bersangkutan utk prosedurnya )
  2. Verifikasi registrasi : jika jadwal kuliah (dengan acuan sistem kelas asal) sudah tercantum di web registrasi, periksa terjadi bentrok/tidak. Jika ada bentrok, segera hubungi dosen wali (acuan dosen wali yaitu dosen wali yang tercantum di web).
  3. Percetakan KSM : hanya dilakukan secara online mulai tanggal 18-20 Agustus 2010 dimanapun, BAA tidak melayani cetak KSM di loket BAA. KSM di print out sendiri dan tidak memerlukan validasi dari BAA.

Sementara ini teman2 informasi yg di dapat dari berbagai pihak (BAA, SISFO, PRODI, dsb.. ).

semoga bermanfaat…

kalau ada info yg lebih update dari teman-teman silahkan berbagi untuk kita semua… ^_^

BALADA KABUPATEN BANDUNG MENANTI PILKADA

Posted on : 19-08-2010 | By : admin | In : Eksternal Kampus

0

Belakangan media massa Bandung menyoroti suatu gelaran bersejarah di tanah Bandung tahun ini, yaitu Pemilihan Bupati Bandung 2010-2015. Lantas apa pengaruhnya pemilihan bupati tersebut bagi kampus yang terletak di perbatasan ini?(lebih tepatnya dijepit Kabupaten dan Kota Bandung)
Kita telusuri dulu selayang pandang Kabupaten Bandung ini. Mungkin banyak hal yang belum kita ketahui, alangkah lucunya bila kita sudah lama bermukim(maksudnya berkuliah) di Bandung tapi banyak yang belum ketahui tentang Kabupaten Bandung,,(padahal ngakunya sih “aing mah kuliahna di Bandung euy“)
Kabupaten lahir melalui Piagam Sultan Agung Mataram, yaitu pada ping Songo tahun Alif bulan Muharam atau sama dengan hari sabtu tanggal 20 April tahun 1641 M, sebagai Bupati Pertama pada waktu itu adalah Tumenggung Wiraangunangun (1641-1681 M) sehingga 20 April diepringati sebagai Hari Jadi Kabupaten Bandung. Dalam hikayatnya kawasan Karapyak(kini:Dayeuhkolot) pernah ditetapkan sebagai ibu kotanya, dan sempat pula menetapkan Baleendah sebagai ibukota sebelum akhirnya Soreang menjadi ibukota s.d. sekarang. Melalui UU Nomor 22 tahun 1999 terbentuklah Kota Cimahi sebagai wilayah otonomi yang berdiri sendiri dan tahun 2007 melalui UU nomor 12 tahun 2007 dilakukan pemekaran wilayah Kabupaten Bandung Barat yang beribu kota di Ngamprah. Maka tak heran bila secara kultur nampak masih kental budaya yang kuat diantaranya.
Silih berganti pemegang tampuk pemerintahan maka evolusi di segala penjuru mewarnai kabupaten yang beribu kota di Soreang ini. Berbagai isu ikut menyemarakan nama Kabupaten Bandung di blantika tanah air, misalnya saja dugaan korupsi dalam pembangunan stadion si Jalak Harupat, prestasi Persikab Kabupaten Bandung yang terus merosot, gempa Tasikmalaya yang ikut menjamah perumahan di Pengalengan, kasus mutilasi yang mencuat beberapa pekan lalu, predikat sebagai salah satu kota “terkotor” di Indonesia, lolosnya Kabupaten Bandung ke 10-besar kota terkorup di Indonesia, maupun digelarnya gebyar kejuaraan teknologi nasional di kampus teknologi terkemuka di kabupaten Bandung dua kali beruntun, yaitu IT Telkom(sekali lagi IT Telkom).
Bupati Bandung saat ini adalah Obar Sobarna, S.I.P. didampingi H. Yadi Srimulyadi sebagia wakil bupati. Kabupaten Bandung terdiri atas 31 Kecamatan yang tersebar merata di kondisi beragam, yaitu Arjasari, Baleendah, Banjaran, Bojongsoang, Cangkuang, Cicalengka, Cikancung, Cilengkrang, Cileunyi, Cimaung, Cimenyan, Ciparay, Ciwidey, Dayeuhkolot(a.k.a. DaKo), Ibun, Katapang, Kertasari, Kutawaringin, Majalaya, Margaasih, Margahayu, Nagreg, Pacer, Pameungpeuk, Pangalengan, Paseh, Pasirjambu, Rancabali, Rancaekek, Solokan Jeruk, Soreang..((hayo….kampus mewah ini masuk yang mana yo??))
Pasti yang banyak yang belum tahu maksud dari lambang kabupaten yang berusia 369 tahun ini. Menurut Perda Nomor 11 tahun 1956, lambang berbentuk perisai dengan 4 bagian,yaitu:
I. Bagian kanan atas berlatar kuning emas dengan gambar gunung (Gb. Tangkuban Perahu) berwarna hijau, melambangkan Kabupaten Bandung termasyhur karena tanahnya subur di daerah bergunung-gunung.
II. Bagian melintang bergerigi, merupakan bentuk bendungan kokoh kuat berwrna hitam. Melambangkan masyarakat Kabupaten Bandung berpendirian yang kokoh dan kuat, baik secara fisik dalam membendung hawa nafsu.
III. Pohon kina berwarna hijau dan berlatar belakang merah yang melambangkan di Kabupaten Bandung kaya akan air, baik air maupun air danau. Kabupaten Bandung di lintasi oleh sungai Citarum, sungai Cikapundung, dab sungai-sungai kecil lainnya. Kabupaten Bandung danau/situ Patengang, Situ Cileunca, Situ Lembang, Situ Ciburuy, dan danau-danau lainnya.
IV. Dibawah perisai tertulis dalam pita kuning : REPEH RAPIH KERTARAHARJA, artinya :
• REPEH : Suasana kehidupan yang aman dan tentram.
• RAPIH : Suasana kehidupan rukun dan tertib dalam lingkungan yang bersih, sehat dan asri.
• KERTARAHARJA : Tatanan kehidupan sejahtera lahir dan batin seimbang, serasi adil dan merata.

Nah…itulah sekelumit tentang Kabupaten Bandung. Barangkali rekan-rekan ingin menambahkan silahkan kita sharing..nanti bisa ditambahkan di catatan ini.Kemudian mengenai Pilkada Bandung tentunya bakal menentukan nasib 5 tahun Bandung ke depan, akankah semakin jauh melangkah ke depan, jalan di tempat ataukah kabur ke belakang.

Ada 8 pasang cabup dan cawabup :
1. Marwan Efendiri -Asep Nurjaman (Independen)
2. Atori Herdianajaya-Dadi Gyardani Jiwapraja (Partai Demokrat)
3. Tatang Ruswandar-Ujang Sutisna (Independen)
4. Deding Ishak-Siswanda Harso Sumarno (PAN, PKB, PPP, Hanura, dan PBR)
5. Yadi Srimulyadi-Rusna Kosasih (PDIP-Gerindra)
6. Asep Soleh-Dayat Somantri (Independen)
7. Dadang M Naser-Deden Rukman Rumaji (Golkar)
8. Ridho Budiman Utama-Dadang Rusdiana (PKS dan PBB)

Masa kampanye ke-8 pasang calon tersebut akan dimulai pada 11 hingga 25 Agustus 2010. Sejauh ini para tim sukses sudah “start jongkok” untuk menggaet suara dengan berbagai metode, ada yang menargetkan “kantung suara” dari kalangan menengah ke bawah, ada yang bermain efek “software olah grafis” di pamflet dan baligo, ada juga yang mengumpulkan data kelemahan lawan. Sungguh “duwegawe” ini tak hanya urusan “otak” tim sukses semata, tapi juga menjadi komoditas bisnis dimana tawaran konveksi melonjak, sablon makin disibukan order sana order sini. Dan para kuli tinta(berhubung udah pakai komputer maka diganti apa y??) disibukan dengan segala peliputan dan profil tiap calon.

Sejumlah LSM jauh-jauh hari menyebar mata-mata untuk menelusuri Pilkada ini agar sesuai aturan yang ada. Malahan beberapa suara melontarkan “siapapun yang terpilih, semoga pilkada ini bisa aman, damai, dan sportif”. Kenyataan di lapangan memang “memamerkan” segala rupa bentrokan antar pendukung calon bupati/wali kota di berbagai daerah dengan modus operandu yang seragam, yaitu “kecurigaan adanya kecurangan”. Hal ini jelas menjadi mimpi buruk yang semoga hanya mimpi di Pemilihan Bupati ini.

Dan termasuk mahasiswa itu sendiri. Mahasiswa yang mayoritas adalah kaum “imigran” dari luar Kabupaten Bandung tidak semuanya mempunyai hak pilih lantaran beberapa faktor, terutama kepemilikan KTP Bandung. Tidak semua diantara kita paham benar calon-calon tersebut, mungkin lantaran keasyikan berkuliah kita menjadikan nama-nama tersebut ada yang terasa asing ataupun sepak terjangnya tidak kita dengar. Bahkan diantara kita pun tidak terdaftar sebagai pemilih di Pilkada yang saat ini masih menggunakan “teknologi mencoblos”.

Namun bukan berarti Pilkada ini bakal seperti angin berlalu saja. Sebagai mahasiswa partisipasi berbagai cara masih(dan akan selalu) dibutuhkan masyarakat. Kekritisan kita dalam menangkap sinyal-sinyal kecurangan jadi bantuan yang ditunggu KPUD kabupaten Bandung. Dan apabila menengok statistik, “berapa jumlah perguruan tinggi di ranah Kabupaten Bandung?”… lantas akankah mahasiswa IT Telkom ini acuh tak acuh dengan hajatan itu? World Class University yang digembar-gemborkan selama ini dengan trackrecord kampus yang luar biasa. Tuan rumah GemasTIK I dan II plus juara umum di episode pertama, tuan rumah Pimnas 2004 plus langganan final tiap tahun, bahkan jawara di turnamen teknologi internasional(ex: Imagine Cup), dan prestasi-prestasi yang berderet di curiculum vitae kampus berbasis teknologi(sekaligus produsen insinyur berprestasi) ini jangan melunturkan jiwa “memiliki” Kabupaten Bandung ini. Pusat pemerintahan yang jauh dari kampus(kurang lebih 45 menit via mesin roda dua) bukan alasan untuk lupa daratan.

Jika muncul anekdot “siapa bupatinya ga ngaruh ma kampus ini”, maka itu salah. Permasalahan sosial, kebersihan, dan banjir yang belakangan(malahan dari dulu) menjangkiti Bandung tak ayal bakal terus mewarisi(bisa saat reuni 10 tahun lagi masalah tersebut masih dilestarikan) bila Pilkada ini melahirkan “orang yang salah”.
Waktu pemilihan sendiri akan dilakukan pada 29 Agustus 2010 dengan cara mencoblos. Mencoblos? Ya.. Metode ini dianggap lebih mudah dilakukan dibanding usulan teknologi(e-voting) yang memerlukan waktu lebih lama untuk penyiapan logistik dan sosialisasi.

Sukseskan Pilkada Bandung 2010 yang cerdas dan bersih.
~BEM KBM IT Telkom 2010 dari pelbagai sumber~